Tag Archive: bali cargo


Following our story earlier today commenting on the Q3 statistics of container shipping giant Maersk, the logistics arm of the Danish group, Damco, has now released its own independent third quarter figures. These reveal that year to date Damco’s ocean freight volumes increased 14% compared with the same period in 2010 and airfreight tonnage was up by 23% lifted through the acquisition of China based NTS.

Supply chain activity volumes fell back 3% and net revenue rose to $2,156 million, a 6% jump, whilst gross profits increased to $567.7 million up 8%. The year to date EBIT is static at $73.2 million. Rolf Habben-Jansen, Chief Executive Officer, Damco commented:

“The traditional annual peak season in Q3 was rather muted this year. Our result for the quarter is quite satisfactory given these difficult market conditions and the conscious investments we made in growth. We continue to invest in growth, focused on selected industry verticals and on the high growth markets.

“The response from our customers on this has been very positive as illustrated by the again significantly increased customer satisfaction which reached an all-time high in 2011 and by a large number of new business contracts being concluded. Despite the challenging market we remain very positive about our ability to deliver on our growth strategy in the years to come”

Advertisements

Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa bakal memperketat masuknya kiriman paket-paket logistik dari seluruh dunia awal tahun depan. Namun regulator penerbangan RI menyatakan telah siap menembus ketatnya pemeriksaan cargo tersebut.

“Kita telah mengimplementasikan pemeriksaan ekspres melalui regulated agents (RA) untuk pengiriman cargo internasional. Karenanya, pengiriman asal Indonesia dinyatakan telah siap dikirim ke seluruh dunia,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti S Gumay di Jakarta, Jumat (11/11/2011).

Seperti diketahui,  keselamatan dan keamanan kargo menjadi salah satu isu penting di AS dan Eropa. Negara-negara itu bahkan akan memblacklist negara asal kargo yang tidak melalui prosedur keamanan yaitu diperiksa melalui X-ray satu per satu sehingga barang yang akan dikirim jelas telah aman.

Mengenai protes perusahaan jasa pengiriman yang meminta pelaksanaan RA ditunda sudah tidak beralasan, karena sebenarnya seluruh pihak telah siap. Maskapai penerbangan yang mengangkut, jelasnya, telah mendukung langkah tersebut.

“Perusahaan pengirimannya yang belum siap, tetapi itu tidak berpengaruh terhadap implementasi inspeksi barang tersebut,” tandasnya.

Pelaksanaan pemeriksaan barang logistik internasional telah dilakukan awal Oktober lalu dan hingga saat ini tidak mengalami kendala, sementara inspeksi kargo domestik telah dilakukan sebulan sebelumnya.

KOMPAS.com – Direktur DHL Express, Rocky J Pesik menyebutkan, dari sisi volume pengiriman cargo melalui udara memang terbilang sangat kecil, yakni kurang dari 1 persen. Namun, nilainya mencapai 40 persen dari perdagangan dunia.

Hal ini disampaikan oleh Rocky dalam forum Indonesia Logistics Summit 2011 , di Jakarta, Kamis ( 10/11/2011 ). “(Sebesar) 99 persen volume cargo bergerak melalui laut karena transportasi cost (biaya) paling murah, jauh lebih murah dari cargo darat,” ujar Rocky sebagai alasan dari mengapa pengiriman cargo melalui laut lebih dominan ketimbang udara dan darat.

Namun demikian, dengan hanya mempunyai pangsa satu persen, pengiriman cargo lewat udara terus tumbuh. Menurut Rocky, volume pengiriman cargo lewat udara bertumbuh 20 persen pada tahun 2010 . Sementara untuk tahun 2011 ini, ia menyebutkan volume bisa tumbuh minimal 10 persen. Itu termasuk perhitungan kondisi krisis global.

Sementara itu, berdasarkan regional, terang dia, pertumbuhan trafik cargo udara intra ASEAN mencapai 22,5 persen pada Januari-November 2010 dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Pengiriman cargo lewat udara inilah yang dimanfaatkan oleh industri pengiriman ekspres. Ini karena, terang dia, ada segmentasi barang yang dikirim lewat udara dan laut. “Karakter barangnya beda, value (nilainya) beda,” sebut dia. Misalkan, saja kalau komoditi beras tentu akan melalui cargo lewat laut, sedangkan barang berteknologi tinggi biasanya akan melakukan pengiriman lewat udara. Ini karena barang teknologi dinilai  lebih berharga.

Oleh karena itu, sebut Rocky, industri layanan pengiriman ekspres memiliki karakter cepat, handal, aman, hingga mempunyai jaringan yang luas. Dengan ciri ini industri pengiriman ekspres menggunakan 70 persen dari total pengiriman cargo udara. “Jadi industri pengiriman ekspres ini penting di dunia perdagangan,” sebut dia.

Ini ditandai dengan besaran industri pengiriman ekspress di dunia mencapai 175 miliar dollar AS per tahun 2008 , dengan memperkerjakan sebanyak 1,4 juta karyawan. Pelanggan industri ini didominasi oleh sektor pelanggan di bidang teknologi tinggi dengan persentase 29 persen dari keseluruhan pelanggan. Pelanggan sektor jasa berada di urutan kedua dengan 21 persen.

Bali Cargo – Kapal pesiar MS Amsterdam yang mengangkut 1.054 wisatawan mancanegara dengan rute kunjungan keliling dunia, lego jangkar di perairan Pelabuhan Tanah Ampo, Kabupaten Karangasem, Bali.

“Kapal pesiar MS Amsterdam tersebut lego jangkar di Pelabuhan Tanah Ampo pada Jumat (4/11) dengan mengangkut wisatawan mancanegara,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem Ida Bagus Putu Swastika melalui siaran pers yang diterima ANTARA di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan, untuk mengoptimalkan penggarapan wisatawan kapal pesiar, pihaknya kini terus melakukan pembenahan, baik di pelabuhan pesiar yang sedang dibangun maupun pranata lain di semua objek daerah tujuan wisata (ODTW) sebagai bagian penting rantai kunjungan wisatawan sesuai konsep “Sapta Pesona”.

 

Kendati dermaga pesiar di daerah itu belum rampung sepenuhnya, kata dia, namun kapal pesiar terus berdatangan di Pelabuhan Tanah Ampo.

“Menyangkut kesiapan penyambutan kedatangan kapal telah dilakukan koordinasi sebelumnya, antara pihak yang terlibat sehingga dapat diminimalisir adanya kekurangan atau kelemahan,” katanya.

Dikatakan, selama delapan jam kunjungannya di Bali, agen wisata dari destinasi Asia mengajak wisatawan tersebut tur ke sejumlah objek wisata, antara lain ke Kintamani (Bangli) dan Pura Besakih dengan mengerahkan sekitar 28 bus pariwisata.

Saat wisatawan menginjakkan kakinya di pelabuhan tersebut melalui dermaga sekoci, dilakukan penyambutan dengan Tari Panyembrahma diiringi Sekaa Gong dari Tanah Ampo, Manggis.

Aziz, seorang Manajer Cruise Volendam mengaku, dermaga Tanah Ampo lebih bagus dibandingkan dermaga yang ada di Meksiko, sebab di Bali ini memiliki panorama indah serta budaya yang cukup unik.

Penyelesaian dermaga Tanah Ampo yang sudah menjadi salah satu destinasi kapal pesiar dunia sangat ditunggu-tunggu sehingga ke depan bisa menjadi seperti di Hawaii.

Untuk itu hendaknya diperhatikan kebersihan pantai dan kenyamanan dermaga dengan tetap mempertahankan kekhasan alam lingkungan yang menarik.

Sementara itu, I Ketut Sumitra seorang manager restoran asal Klungkung mengaku terkesan dengan pelabuhan dermaga kapal pesiar Tanah Ampo.

Ia mengharap pemerintah serius mengelola dan mengembangkan dermaga Tanah Ampo yang memiliki prospek cerah ke depan.

“Saya selama 14 tahun sebagai pekerja kapal pesiar sudah berkeliling dunia melihat dari dekat setiap pelabuhan yang disinggahi. Namun pelabuhan ini tidak kalah dengan yang ada di negara lain. Untuk itu kekhasan Pelabuhan Tanah Ampo harus dapat diciptakan agar tidak sama dengan di negara lain,” katanya.

Informasi dari petugas Pelni menyebutkan Kapal Pesiar MS Amsterdam memiliki bobot mati 62.735 GT dengan panjang 209,10 meter, lebar 32,25 meter dengan jumlah kru mencapai 674 orang.

Di antaranya 275 orang adalah pekerja kapal asal Indonesia termasuk Bali dan 379 orang merupakan orang asing, di bawah kendali kapten kapal Wilhelmus Ferdinand Everson.

Bali Cargo – Nilai ekspor Provinsi Bali ke Rusia mencapai 1,4 juta dolar AS selama periode Januari-September 2011 atau mengalami kenaikan hingga 34,5 persen dibandingkan periode sama 2010 yang hanya 1,1 juta dolar AS.

“Kenaikan nilai ekspor nonmigas itu antara lain disumbangkan oleh aneka barang kerajinan buatan masyarakat daerah ini, hasil pertanian dan perkebunan,” kata Kasi Ekspor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali, Putu Bagiada, di Denpasar, Sabtu.

Perdagangan luar negeri ke Rusia cukup menggembirakan dalam situasi yang kurang menguntungkan terutama jika dikaitkan dengan krisis ekonomi yang terjadi di Eropa dan Amerika Serikat.

Bertambah banyak realisasi perdagangan aneka barang kerajinan bernilai seni buatan pengrajin Bali itu tentu berkat perkembangan dunia pariwisata daerah ini yang semakin banyak menerima kunjungan turis asing termasuk dari Rusia.

“Sektor pariwisata sangat membantu pertumbuhan perdagangan aneka barang kerajinan sebagai barang cindramata, sebab setiap turis yang datang dapat dipastikan akan membeli barang oleh-oleh di sini,” kata Putu Bagiada.

Orang Rusia relatif lebih boros membelanjakan uangnya di Bali, baik untuk makanan maupun buat membeli aneka kerajinan berupa cindra mata, di samping tinggalnya di daerah ini tercatat rata-rata lebih dari seminggu.

“Turis asal Rusia banyak membeli patung berbahan baku kayu berbentuk kuda, baik ukuran menengah maupun besar yang sepadan dengan Kuda aslinya,” kata Made Urip pelayan toko seni di Desa Mas sambil menunjukkan jenis barangnya.

Laporan Dinas Pariwisata Bali menyebutkan, jumlah kunjungan turis Rusia yang datang langsung dari negaranya ke daerah ini sebanyak 50.986 orang selama Januari-September 2011 atau rata-rata 5.665 orang per bulan.

Kehadiran warga Rusia tersebut bertambah banyak jika dibandingkan rata-rata tahun lalu hanya 5.000 orang per bulan, jadi kunjungan wisatawan Rusia ke Bali dari tahun 2004-2009 mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Kehadiran turis Rusia di daerah ini, pernah tercatat sebagai sepuluh besar negara pemasok turis asing ke Bali, bersaing dengan pelancong asal Inggris, Amerika Serikat, dan Taiwan.

Turis Rusia paling ramai datang ke Bali antara Desember dan Januari, sedangkan bulan selanjutnya berfluktuasi, namun secara keseluruhan meningkat terus. Tren seperti itu terpantau sejak 2004 yang kala itu turis Rusia baru mencapai 10.966 orang.

%d bloggers like this: