Bali Cargo : Kawasan Berikat bakal membutuhkan banyak teknologi informasi (IT) untuk kebutuhan ekspor dan impor barang yang akan diperdagangkan.

“Kenapa membutuhkan banyak IT? Karena kawasan berikat berkembangnya sangat cepat,” ujar Direktur Fasilitas Kepabeanan Robert Leonard Marbun, dalam acara sosialisasi kawasan berikat dan gudang berikat, di Kantor Pusat Bea Cukai, Jakarta, Jumat (28/10/2011).

Menurutnya, jika tidak memakai IT kemungkinan proses pengawasan dan pelayanan ekspornya akan sulit dicapai.

“Jika tidak begitu prosesnya akan sulit tercapai maka dari itu kita juga memakai elektronik dokumen,” kata Robert.

Ia juga menambahkan akan ada pendelegasian channel yang artinya tidak semua harus terpusat di kantor pusat tapi juga di kantor-kantor daerah.

“Jadi enggak hanya di pusat. Di daerah juga harus bisa lakukan itu. Di pusat cuma sekadar penerbitan dan pencabutan dokumen bisa lebih cepat,” tambahnya.

Robert menjelaskan, itu adalah hal-hal yang paling utama dalam kawasan berikat. Kemungkinan besar akan berkembang lagi jika ada yang perlu didiskusikan.

“Itu yang penting selebihnya mungkin didiskusikan lagi nanti,” jelasnya. (ade)