Bali Cargo : Regulator penerbangan RI akhirnya memberlakukan inspeksi pengiriman barang untuk kargo internasional mulai hari Minggu (16/10/2011).

Pemberlakukan inspeksi oleh regulated agent (RA) tersebut dilakukan sebelum Uni Eropa akan melakùkan peninjauan implementasi keamanan kargo di Bandarà Soekarno Hatta, Cengkareng beberapa hari lagi.

Juru bicara Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan mengatakan, RA untuk pengiriman internasional tersebut sesuai dengan jadwal yang ada.

“Saat pertemuan terakhir regulator dengan pengusaha, pelaksanaannya paling lambat tiga bulan.  Saat itu ditunda karena belum ada kesepahaman tentang mekanisme pemeriksaan antara Ditjen Bea cukai dan Ditjen Perhubungan Udara (Kemenhub).  Saat ini sudah ada kesepahaman tentang mekanisme pemeriksaan,” kata Bambang di Jakarta, Senin (17/10/2011).

Menurutnya,  pihak bea dan cukai sudah paham pentingnya proses pemeriksaan kargo internasional melalui RA, begitu juga sekitar 80-90  pengirim pabrikan (known shipper atau known consignor).

Inspeksi kargo internasional ini bagian dari penilaian Komisi Eropa terkait keselamatan penerbangan di Indonesia. Jika tidak dijalankan, jelasnya,  bisa saja ada dampak larangan terbang ke Eropa.

Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Direktur Keamanan Penerbangan Ditjen Perhubungan Udara, M. Fuschad pada Jumat (14/10) terungkap untuk jenis kiriman barang kargo/pos yang dikirim oleh pengirim pabrikan dari kawasan berikat dapat langsung menuju daerah kemanan terbatas area gudang kargo (lini 1).

Untuk jenis barang kargo/pos yang dikirim oleh pengirim (un-known shipper atau un-known consignor), pemeriksaan keamanan dilakukan untuk sementara waktu dilakukan di lini 1 oleh RA. Dampak dari hal ini adalah Angkasa Pura II yang selama ini melakukan pemeriksaan di lini 1 diminta untuk menghentikan kegiatan pemeriksaan.

UE, jelasnya, pada Selasa (18/10) akan hadir di Indonesia. “Mereka akan rapat dengan dirjen (Perhubungan Udara, Herry Bakti Singayuda Gumay). Setelah itu baru melakukan inspeksi di Cengkareng,” ujarnya.