Solo, CyberNews. Pengiriman barang melalui kargo udara yang dilayani perusahaan ekspedisi bakal mengalami keterlambatan pengiriman pada momen Lebaran.

Sebab, ruang bagasi di pesawat untuk mengangkut kargo udara akan terkurangi, karena barang bawaan penumpang di momen Lebaran lebih banyak dibandingkan penerbangan di hari-hari biasa.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Ekspres Indonesia (Asperindo) Surakarta Bambang Widiatmoko mengungkapkan, untuk layanan kargo udara, waktu pengangkutannya tidak dibatasi seperti halnya angkutan barang via perjalanan darat.

“Kalau angkutan darat, biasanya sebelum dan sesudah Lebaran tidak boleh melintas jalan raya, kecuali kendaraan yang mengangkut sembako dan BBM. Tapi kalau kargo udara tidak ada pembatasan waktu. Artinya, pada hari H Lebaran pun, kargo udara tetap diangkut dengan pesawat,” katanya.

Dijelaskannya, karena kapasitas bagasi lebih banyak digunakan untuk mengangkut barang penumpang, volume barang kargo udara yang diangkut otomatis berkurang.

“Bagasi pesawat pada momen Lebaran, lebih diprioritaskan pada penumpang. Sebab bawaan penumpang juga banyak. Makanya ruang untuk kargo udara dibatasi,” jelasnya.

Dikatakannya, pengguna jasa ekspedisi biasanya sudah memahami bahwa pengiriman barang saat Lebaran biasanya terlambat. Meski demikian, perusahaan ekspedisi tetap memberi pengertian ke konsumen.

“Soal ini tetap kami sosialisasikan ke konsumen, meskipun mereka biasanya paham,” tuturnya.