Indonesia Siap Tambah Kargo Gas Alam ke Jepang

 

Bali cargo news: Bencana gempa disertai tsunami yang melanda Jepang, akhir pekan lalu, membuka peluang bagi sektor migas Indonesia. Khusus gas alam (liquefied natural gas/LNG), Indonesia yang merupakan penyuplai terbesar ketiga di dunia siap menambah jumlah kargo untuk diekspor.

Hal itu diutarakan Kepala Dinas Humas dan Hubungan Kelembagaan Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gasbumi (BP Migas) Elan Biantoro di Jakarta, Senin (14/3). Ekspor gas alam ke Jepang akan terus berjalan sesuai jumlah yang ditetapkan.

Pasalnya, sebagian besar terminal penerima (receiving terminal) LNG di ‘Negeri Matahari Terbit’ terletak di pantai barat yang tidak terkena dampak tsunami. “Ada satu yang ada di pantai timur tetapi karena berlokasi di teluk jadi aman,” ujar Elan.

Selain itu, BP Migas pun tengah mempertimbangkan penambahan menambah jumlah kargo ekspor LNG apabila Jepang membutuhkan tambahan energi. Permasalahannya, Jepang disinyalir kehilangan 50% daya energi setelah lima pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di negara itu dimatikan.

Tambahan ekspor berasal dari kelebihan produksi kargo LNG. Salah satunya berasal dari PT Pertamina (Persero) yang tengah melakukan lelang untuk 20 kargo gas alam. (OL-5)